Digambar Rabu, 1 Januari 2020

disuruh gambar di hari libur
terang bentuk atau kabur
yang penting cucu terhibur

 

Itu gambar pada hari Rabu, 1 Januari 2020, Tahun Baru. Ini adalah sekilas catatan bagaimana cucu minta diajak menggambar, sepotong cerita yang dibuang sayang.

Pada Tahun Baru 2020 ini bukan kali pertama Vindra dan Revan minta menggambar. Sebelumnya sudah sering terjadi, mungkin sudah ada enam bulan berlangsung sampai keduanya merengek minta diajak menggambar foto-foto binatang atau hewan atau ikan yang bisa dicari di internet.

Kedua cucu kami, Vindra dan Revan, memiliki kemampuan spelling yang mengagumkan. Vindra yang usia 4 tahun (lahir 2015) sudah hafal mengetik banyak kata untuk nama bintang atau hewan di keypad laptop, seperti kata horse, cockroach, butterfly, grasshopper, turtle, dan lion.

Adiknya, Revan (2017) juga sudah mengikuti kepiawaian kakaknya dalam urusan spelling. Revan bisa ngetik di laptop kata-kata sederhana seperti duck, dog, cow, owl, dan shark.

Biasanya, kalau kakeknya buka laptop, keduanya meranggas ke pangkuan, minta menggambar. Sering juga, kedua cucu menunggu kakek pulang kantor. Begitu kakek tiba, kedua cucu merengek minta menggambar di laptop. Mereka tak peduli kakek perlu makan siang atau ngopi. Tapi, di sanalah letak keriangan suasana produk sang cucu.

Menguasai Laptop

Begitu membuka laptop, kedua cucu langsung menguasai laptop dan mencari gambar di web untuk kemudian meminta kakeknya menggambar. Search and painting (cari dan gambar) jadi proses belajar tiga hal: spelling (mengeja) nama-nama hewan atau binatang dalam bahasa Inggris sebagai kegiatan mengenal huruf, mengenal nama dan wujud binatang, serta belajar keterampilan ngetik di laptop.

Saat mencari gambar di web, mereka memilih apa maunya. Mereka menulis kata kunci pada kolom search sambil belajar spelling. V

Pengenalan hewan, binatang, atau ikan di layar gawai atau laptop memudahkan bagi mereka mengenalnya di kehidupan nyata. Para cucu mudah mengenal kecoa merayap di lantai karena sudah hafal wujud dan namanya dari gambar di layar.

30 Desember 2019

Ketika ngetik di laptop, kadang mereka mau sharing, kadang mereka berebut ngetik huruf pertama, atau memilih binatang favoritnya. Vindra ingin ‘horse’, sementara Revan maunya ‘duck’. Atau keduanya mau ‘horse’, tapi keduanya minta agar diberikan ngetik pertama huruf pertama ‘h’.

Kalau mereka mau sharing alias berbagai, proses mencari dan gambar berlangsung lancar, aman, damai. Kalau mereka bertengkar, mau duluan ngetik huruf awal, situasi jadi riuh.

Dalam keadaan demikian, kami kadang memakai dua laptop, izin meminjam laptop neneknya. Karena speed laptop berbeda, masalah juga sering timbul. Loading lama membuat emosional yang memakai laptop lambatan. Namanya juga anak-anak balita, selalau ada alasan untuk menangis.

Gambar 21 September 2019, semua binatang hewan adalah pilihan cucu, digambar dengan tangan kaku, yang penting lucu bagi cucu.

Mereka tak selamanya bikin sedih. Justru yang mengagumkan adalah mereka menunjukkan kemampuan belajar yang luar biasa lewat internet dan gawai. Dengan menggunakan laptop atau gawai (kadang-kadang kami memakai HP atau ipad), cucu bawah lima tahun itu mampu mencari images untuk digambar di kertas.

Kami menggunakan kertas bekas yang satu halamannya masih bersih. Biasanya kertas dari draft paper atau tesis atau disertasi yang sudah tak terpakai. Sudah berlusin-lusin lembar kertas kami pakai, menggambar dengan tangan kaku, yang penting suka-cita dan lucu di mata cucu.

31 Desember 2019

Sementara ini, mereka sudah mulai tertarik mewarnai. Masing-masing sudah memiliki satu kotak krayon. Namun, yang lebih memikat bukan mewarnai tetapi kegiatan kombinasi antara search, ngetik, dan melihat aneka gambar bintang di layar laptop dengan warna-warni yang tajam.

Cucu ketagihan menggambar sampai akhirnya terkadang terasa menyita waktu berlebihan sehingga menunda pengerjaan yang lain. Namun, dalam tarik-menarik antara memenuhi permintaan cucu menggambar sambil mereka belajar spelling di satu pihak dan mengejar target penyelesaian tugas-tugas dinas, terbentang lanskap keriangan yang tiada tara (dp).